Siswa SMAN 87 Demo Bela Guru yang Dilaporkan Doktrin Anti-Jokowi

In Umum 130 views
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
Pelajar SMAN 87 Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di lapangan sekolah, Kamis (11/11/2018). (KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

JAKARTA, KOMPAS.com – Siswa SMAN 87 Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di lapangan sekolah, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2018).

Dengan membawa spanduk, mereka membela N, guru yang dilaporkan mendoktrin anti-Jokowi ke sejumlah siswanya.

Tulisan yang terpampang antara lain “Save Bu N, fitnah lebih kejam dari pembunuhan” dan “You’ll never walk alone”.

“Jika Bu N terbukti tidak bersalah, kami minta nama beliau dikembalikan,” ujar mereka sambil bersorak.

Mereka juga sempat menyanyikan lagu “Guruku Tersayang” dan berteriak “Cari! Cari! Cari orangnya! Cari orangnya sekarang juga!”.

Ketua OSIS SMAN 87 Gilang Pamungkas mengatakan, ia dan teman-temannya menyampaikan keprihatinan atas nasib N.

“Kami sebagai siswa kecewa, guru yang baik selalu mengajar yang baik tiba-tiba tersangkut masalah seperti ini. Kami bertujuan menyalurkan aspirasi, kami kasih tahu kalau Bu N tidak seperti itu,” kata Gilang.

Baca Juga:  Kerusuhan di Mako Brimob, Kondisi Ahok Aman

Menurut Gilang, N adalah guru agama yang baik dan selalu mengajarkan salat.

Namun, ia tak tahu laporan soal N memutarkan video gempa Palu dan menyalahkan Presiden Joko Widodo.

Kepala SMAN 87 Patra Patiah meminta agar siswa-siswinya kembali belajar.

Patra menjelaskan ke mereka bahwa ia dan pihak berwenang harus menyelidiki N karena ada laporan.

“Semua ada prosedur yang benar artinya ada pengaduan, tugas Ibu adalah menyelidiki pengaduan tersebut kebenarannya. Ini sedang dalam proses, Ibu juga sedang menunggu” kata Patra.

Beberapa saat kemudian, para pelajar membubarkan diri dan kembali ke kelas. 

Penulis: Nibras Nada Nailufar

Editor: Kurnia Sari Aziza

Prabowo: Lo Punya Gelar Ekonomi, Tapi Lo Bikin Ekonomi Kacau
Prabowo: Lo Punya Gelar Ekonomi, Tapi Lo Bikin Ekonomi Kacau
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali
Awas Hoaks: Tiket Kereta Rp21 Ribu hingga LRT Indonesia Paling Mahal
Awas Hoaks: Tiket Kereta Rp21 Ribu hingga LRT Indonesia Paling Mahal
Penyebaran berita jadi kian cepat seiring dengan
Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart
Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart
Pria lakukan bunuh diri | www.instagram.com Seorang
Digaji Rp6 Juta Per Bulan, Ridwan Kamil: Saya Bukan Cari Nafkah
Digaji Rp6 Juta Per Bulan, Ridwan Kamil: Saya Bukan Cari Nafkah
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
Must read×

Top