Sandiaga Uno Minta Maaf, Ridwan Kamil: Saya Tunggu di Bandung

In Umum 86 views
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tiga dari kiri) didampingi istrinya, Atalia Praratya (dua dari kiri), dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum (dua dari kanan) bersama istrinya, Lina Marlina, mengikuti upacara serah-terima jabatan (sertijab) di Bandung, Kamis, 6 September 2018. Sertijab dilaksanakan di halaman Gedung Sate dengan upacara sederhana. TEMPO/Prima Mulia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi permintaan maaf Sandiaga Uno. Ridwan Kamil menjelaskan soal maksud pernyataan dia sebelumnya.

TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi permintaan maaf bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno terkait kepala daerah yang tidak boleh terlibat dalam dukungan di pemilihan presiden atau Pilpres.

“Kalau Pak Sandi Uno mau, saya tunggu di Bandung. Dengan senang hati. Beliau sahabat saya. Istrinya juga sahabat istri saya,” kata dia di Bandung, Jumat, 14 September 2018.

Ridwan Kamil menegaskan bahwa ia adalah sabat Sandiaga Uno. “Orang banyak yang tidak tahu. Hanya maaf, cara wartawan menulis suka membuat tafsir jadi heboh,” kata dia.

Ridwan Kamil membagi cerita kedekatan dirinya dengan Sandiaga Uno. Salah satunya saat Sandiaga Uno berlaga menjadi pendamping Anies Baswedan di pilkada DKI. “Saya amembantu beliau mau jadi wagub. Saya beri nasihat,” kata dia.

Baca Juga:  Warung Ema, Tempat Polisi Boleh Utang Makan di Jakarta Utara

Nasihat yang diberikan Ridwan Kamil untuk Sandiaga Uno itu soal tip memenangkan pilkada. “Saya bilang, Kang, kalau mau menang gini, gini. Saya kasih tip-tip. Itu bagaimana saya menghormati beliau,” kata dia.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil itu, istri Sandiaga Uno, Nur Asia juga kerap menyambangi istrinya, Atalia Praratya. “Dua tiga kali istrinya main ke Pendopo, Bu Asia,” kata Ridwan Kamil.

Adapun soal tanggapannya atas Sandiaga Uno soal kepala daerah yang tak boleh terlibat dalam dukungan Pilpres, Ridwan Kamil mengatakan untuk jadi pembelajaran masyarakat.

“Poinnya,kita latih masyarakat ini dengan sebuah situasi yang sesuai aturan. Kan saya bilang, kalau tidak sesuai aturan jangan dilakukan. Kalau sesuai aturan jangan dilarang. Karena itu adalah hak, kira-kira begitu,” kata Ridwan Kamil.

Baca Juga:  Kronologi Kericuhan di Munajat 212 Versi Wartawan Suara

Sebelumnya, Sandiaga Uno, akan mengupayakan bertemu dengan Ridwan Kamil untuk menjelaskan pernyataannya soal kepala daerah yang tidak boleh terlibat dalam dukungan capres.

“Saya sih sebetulnya kepingin ketemu, tapi beliau masih sibuk baru bertugas,” ujar Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan persahabatan di Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 13 September 2018.

Prabowo: Lo Punya Gelar Ekonomi, Tapi Lo Bikin Ekonomi Kacau
Prabowo: Lo Punya Gelar Ekonomi, Tapi Lo Bikin Ekonomi Kacau
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali
Awas Hoaks: Tiket Kereta Rp21 Ribu hingga LRT Indonesia Paling Mahal
Awas Hoaks: Tiket Kereta Rp21 Ribu hingga LRT Indonesia Paling Mahal
Penyebaran berita jadi kian cepat seiring dengan
Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart
Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart
Pria lakukan bunuh diri | www.instagram.com Seorang
Digaji Rp6 Juta Per Bulan, Ridwan Kamil: Saya Bukan Cari Nafkah
Digaji Rp6 Juta Per Bulan, Ridwan Kamil: Saya Bukan Cari Nafkah
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
Must read×

Top