Mustofa Heran Dilaporkan Ibu yang Diintimidasi di CFD ke Polisi

In Umum 198 views
Suasana di CFD (Foto: Dok. Mustofa Nahra)

Susi Ferawati, ibu yang menjadi korban intimidasi di Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4), turut melaporkan akun Twitter @NetizenTofa milik Mustafa Nahrawardaya, karena dianggap menebar ancaman atas dirinya.

Ancaman dimaksud adalah cuitan Mustafa yang menyebut Susi mestinya melepas kaus #DiaSibukKerja, jika tidak ingin memicu provokasi dari kelompok lain #2019GantiPresiden yang ramai di lokasi. Susi sendiri seorang marketing properti dan sudah lama menjadi pendukung Jokowi.

Ibunya harus paham situasinya. Kalau gak mau ribut, copot kaosnya. Biar anaknya tenang. https://t.co/6zVkPiA9bd

— Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) April 29, 2018

Merespons laporan itu, Mustafa mengaku heran lantaran twit itu sama sekali tidak ada ada bunyi ancaman. Dalam cuitan berikutnya, Mustafa tahu Susi yang hadir dengan anaknya di CFD, mengenakan kaus dobel.

Kaosnya ibu ini double. Sama dengan style orang2 yg makai kaos serupa. Karena kaosnya pemberian. Maka dalam kaos masih ada baju aslinya. Kayak gak paham aja. pic.twitter.com/vHYjbXBZPC

— Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) April 29, 2018

“Saya tidak paham dengan apa yang dimaksud pelapor. Pertama, saya tidak kenal dengan perempuan bernama Susi Ferawati, juga tidak tahu nama akun di media sosialnya, khususnya Twitter,” ucap Mustafa kepada kumparan (kumparan.com), Senin (30/4). 

Baca Juga:  Wanita yang Tewas di Mampang Tak Keluar Kamar 2-3 Hari

“Twit saya yang dilaporkan itu sama sekali tidak ada nada atau bunyi ancaman terhadap siapa pun. Jika saya mengancam pelapor, pastinya saya mention yang bersangkutan dong. Dalam twit saya, tak satu pun ada mention ke yang bersangkutan. Udah, enggak ada ancamannya, enggak juga mention. Di mana letak kesalahannya?” lanjutnya heran.

Aktivis Muhammadiyah itu mengatakan cuitannya hanyalah diskusi dengan akun lain tentang seluk-beluk tips dalam mengikuti aksi massa. Ada akun lain menjelaskan bahwa Susi mengenakan baju berlapis-lapis. Ada baju luar kaus putih seragam aksi bertuliskan #DiaSibukKerja dan baju lainnya lapis kedua. 

Relawan Jokowi di CFD (Foto: Raga Imam/kumparan)

“Seragam itu memang dipakai juga oleh teman-teman pelapor, yang dalam foto memang terlihat hanya dipakai di bagian luar. Jadi jika dilihat dengan mata telanjang, dengan jelas ketahuan, itu baju double. Jadi saya menulis, agar dicopot saja kausnya, jika ingin anaknya tenang,” terang Mustafa yang ada di CFD kemarin.

Baca Juga:  Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

Konteksnya kata Mustafa, tentu saran terbaik bagi perempuan yang membawa anak kecil. Jika menerobos kerumunan ‘lawan’ yang memakai kaus #2019GantiPresiden, lebih aman tanpa kaus. “Jelas itu bentuk saran untuk kebaikan Si Ibu dan Si Anak. Kok malah dituduh mengancam, tentu lucu sekali rasanya,” ucap pemilik akun dengan 118 ribu followes itu.

“Sebagai kader Muhammadiyah yang wajib menyampaikan kebenaran, kok malah mau dikriminalisasi, saya tidak masalah. Silakan ramai-ramai lapor. Yang saya sedih, pelapor tidak sendirian. Dalam berita yang saya baca, ada nama Muanas Alaidid, elit DPP Nasdem. Jika benar Muanas ada di belakang laporan ini, kita akan lawan,” pungkasnya.

Kisah Nenek Sahnun, Pemulung yang Berkurban Sapi Dapat Hadiah Umrah
Kisah Nenek Sahnun, Pemulung yang Berkurban Sapi Dapat Hadiah Umrah
Sahbun (60), Pemulung yang dikenal gigih menerima
Ahok Bahagia Bertemu Prabowo di Kongres PDI Perjuangan
Ahok Bahagia Bertemu Prabowo di Kongres PDI Perjuangan
KONTAN.CO.ID – BALI.Politisi PDI Perjuangan Basuki Tjahja Purnama
Jawab Megawati soal Menteri, Jokowi: Kalau PDIP Dapat 4, yang Lain 2, Kan Udah Banyak
Jawab Megawati soal Menteri, Jokowi: Kalau PDIP Dapat 4, yang Lain 2, Kan Udah Banyak
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi TEMPO.CO,
KPI Akan Awasi Netflix, Konten yang Langgar Aturan Bisa Diblok
KPI Akan Awasi Netflix, Konten yang Langgar Aturan Bisa Diblok
Muncul wacana KPI akan mengawasi konten yang
Must read×

Top