KPU dan Bawaslu Minta Lembaga Survei Ungkap Pemberi Dana

In Umum 205 views
IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Jakarta, IDN Times – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta lembaga survei untuk lebih transparan. Pasalnya, menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, lembaga survei marak bermunculan dengan hasil yang berbeda-beda.

1. Lembaga survei harus transparan

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan bahwa transparansi lembaga survei dibutuhkan agar tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat. 

“Lembaga survei itu harus transparan terhadap seluruh proses mekanisme termasuk detail yang melaksanakan survei tuh siapa,” ujar Arief ketika ditemui di Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (8/5).

2. Metodologi dan sumber anggaran juga harus dibeberkan

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Arief juga meminta agar lembaga survei berani membeberkan hal-hal seperti metodologi survei dan siapa penyokong dana.

Baca Juga:  BNPB Ungkap Kesulitan Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami Palu

“Kalau ada lembaga survei mau ikut melakukan survei, dia harus melaporkan semua detail seperti apa pendiriannya, siapa pengurusnya, sumber dananya dari mana? Metodologinya gimana? Semua,” tutur dia. 

3. Tujuannya agar masyarakat bisa menilai 

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Blak-blakan ini, ujar Arief, diperlukan untuk memenuhi azas keterbukaan, sehingga masyarakat bisa menilai terhadap hasil survei yang saat ini sangat beranekaragam.

“Supaya masyarakat kemudian bisa menilai ‘Oh ya pantes anggarannya dari Si A maka surveinya untuk Si A’. Kalau itu baik ya biar saja. Masyarakat juga harus memahami kemudian ‘Oh ini untuk Si B’ dikerjakan oleh si ini nah ya sudah masyarakat tinggal menilai,” imbuhnya.

Sebab, untuk mendapat akreditasi, lembaga survei mesti melaporkan diri ke Bawaslu sebagai pemantau.

Baca Juga:  Hina Anak Berkebutuhan Khusus, Seorang Wanita Buat Video Permintaan Maaf Setelah Dihujat

“Nah sekarang kita bisa dorong mereka transparan, apa yang bisa disampaikan ketika mereka mau memberitahukan lembaga surveinya itu juga yang harus ditampilkan hal-hal detail tadi ketika dia mempublikasikan hasil surveinya,” tandasnya. 

 

Kisah Nenek Sahnun, Pemulung yang Berkurban Sapi Dapat Hadiah Umrah
Kisah Nenek Sahnun, Pemulung yang Berkurban Sapi Dapat Hadiah Umrah
Sahbun (60), Pemulung yang dikenal gigih menerima
Ahok Bahagia Bertemu Prabowo di Kongres PDI Perjuangan
Ahok Bahagia Bertemu Prabowo di Kongres PDI Perjuangan
KONTAN.CO.ID – BALI.Politisi PDI Perjuangan Basuki Tjahja Purnama
Jawab Megawati soal Menteri, Jokowi: Kalau PDIP Dapat 4, yang Lain 2, Kan Udah Banyak
Jawab Megawati soal Menteri, Jokowi: Kalau PDIP Dapat 4, yang Lain 2, Kan Udah Banyak
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi TEMPO.CO,
KPI Akan Awasi Netflix, Konten yang Langgar Aturan Bisa Diblok
KPI Akan Awasi Netflix, Konten yang Langgar Aturan Bisa Diblok
Muncul wacana KPI akan mengawasi konten yang
Must read×

Top