Amin Santono, Anggota DPR yang Di-OTT KPK Punya Harta Rp 15,4 Miliar

In Umum 72 views
Amin Santono (Foto: Instagram/@hayoturba)

Anggota Komisi XI DPR Amin Santono ditetapkan menjadi tersangka dugaan suap oleh KPK. Politikus Partai Demokrat itu diduga terlibat kasus dugaan suap dua proyek di Pemkab Sumedang, Jawa Barat.

Amin diduga menerima uang Rp 500 juta dari pihak swasta rekanan di daerah. Diduga, pemberian suap terkait usulan anggaran dari daerah untuk masuk APBN-P tahun 2018.

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara pada laman resmi KPK, Amin tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 17,3 miliar. Harta itu dilaporkannya pada 1 Desember 2014 selaku anggota DPR periode 2014-2019.

Harta kekayaannya tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 11,3 miliar. Tanah dan bangunannya itu berada di sejumlah lokasi, yakni di Kabupaten Kuningan, Kota Bekasi, serta Kota Jakarta Timur.

Baca Juga:  5 Fakta Sidang Vonis Aman Abdurrahman: Pesan Terakhir hingga 7 Hal yang Memberatkan Hukuman

Selain itu, ia juga tercatat memiliki aset kendaraan bermotor yang terdiri dari mobil Toyota Innova, mobil Honda CR-V, mobil Ford Ranger, mobil Honda City, mobil Toyota Fortuner, mobil Mitsubishi Outlander, serta satu unit motor Honda. Amin juga memiliki dua mesin pembuat roti.

Pada LHKPN-nya, Amin juga disebut mempunyai sejumlah usaha, yakni akupuntur, counter pulsa, cuci mobil/motor, swalayan, pangkas rambut, toko roti, refleksi, kantin, laundry, keramba, counter CD dan DVD, waralaba Kebab Baba Rafi, kedai jus, hingga peternakan. Nilai aset usahanya itu mencapai Rp 2,3 miliar.

Namun selain aset-aset tersebut, ia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 1,9 miliar. Sehingga, total harta kekayaan yang dimiliki Amin adalah sebesar Rp 15,4 miliar.

16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di gedung DPR
16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di gedung DPR
16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di
KPK Tahan Bupati Bekasi Neneng Hasanah
KPK Tahan Bupati Bekasi Neneng Hasanah
Tersangka selaku Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin
Polisi: Penembak Gedung DPR Belum Jadi Anggota Perbakin
Polisi: Penembak Gedung DPR Belum Jadi Anggota Perbakin
Polisi tetapkan dua tersangka terkait kasus penembakan
Must read×

Top