5 Fakta tentang Pelajar SMP yang Ngebet Nikah karena Takut Tidur Sendirian

In Umum 163 views
5 Fakta Tentang Pelajar SMP Yang Ngebet Nikah Karena Takut Tidur Sendirian
Ilustrasi Pernikahan Dini | UNICEF

HAI-ONLINE.COM – Baru-baru ini, kita digegerkan oleh sebuah berita yang mengabarkan kalau ada sepasang anak SMP yang ngebet nikah karena takut tidur sendirian.

Yap, kedua anak SMP ini ternyata adalah sepasang kekasih dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Mereka memutuskan menikah karena salah satu dari mereka ada yang takut tidur sendirian di rumahnya. Hal itu terjadi karena sang ibu dari anak ini meninggal sekitar satu tahun yang lalu.

Berikut ini adalah 5 fakta terkait sepasang kekasih SMP yang ngebet nikah:

1. Sempat Ditolak KUA

Keduanya sempat ditolak untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA), namun, impian mereka tetap terwujudkan setelah mereka mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama agar diberikan persetujuan untuk menikah.

Baca Juga:  'Kartu Kuning' Ketua BEM UI Berujung Ajakan Presiden Jokowi ke Asmat

“Awalnya penghulu dan KUA Kabupaten Bantaeng menolak menikahkan mereka berdua, karena tidak memenuhi persyaratan. Namun keduanya melakukan gugatan ke Pengadilan Agama dan mendapat dispensasi. Ya akhirnya dinikahkan secara resmi, karena sudah ada putusan dari Pengadilan Agama,” katanya.

2. Siswa Berprestasi

Menurut Pelaksana Humas Kantor Kemenag Kabupaten Bantaeng, Mahdi Bakri, sang tante dari calong pengantin cewek mengatakan kalau keponakannya itu tidak hamil dan juga tidak dijodohkan.

“Menurut tantenya, anak ini mau menikah karena takut tidur sendiri di rumah setelah ibunya meninggal setahun yang lalu. Sementara ayahnya selalu meninggalkan rumah keluar Kabupaten untuk bekerja,” ungkap Mahdi.

3. Bimbingan Perkawinan

Karena keduanya masih dianggap dalam usia yang dini, maka dari itu, pihak KUA memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pada Kamis (12/4) kemarin.

Baca Juga:  Sering Ajak Warga Salat, Ini Sosok Ipda Auzar Polisi yang Tewas Saat Mapolda Diserang

4. Tidak Boleh Menikah tanpa Persetujuan Pengadilan Agama

Keduanya tidak bisa menikah tanpa ada putusan dari Pengadilan Agama. Keduanya mendapat dispensasi dan akhirnya diperbolehkan untuk menikah. Sebenarnya, menikah di bawah umur memang boleh, kalau ada surat putusan dispensasi dari Pengadilan Agama.

“Aturan itu memang ada, boleh menikahkan anak dibawah umur, asal ada surat putusan dispensasi dari Pengadilan Agama,” jelasnya.

5. Umur Lengkap Kedua Pengantin

Si cowoknya berusia 15 tahun 10 bulan, sedangkan si ceweknya berusia 14 tahun 9 bulan. Umur keduanya memang masih sangat muda, namun, mereka tetap diperbolehkan untuk menikah karena mendapatkan putusan dispensasi dari Pengadilan Agama.

Editor : Caroline Damanik

16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di gedung DPR
16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di gedung DPR
16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di
KPK Tahan Bupati Bekasi Neneng Hasanah
KPK Tahan Bupati Bekasi Neneng Hasanah
Tersangka selaku Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin
Polisi: Penembak Gedung DPR Belum Jadi Anggota Perbakin
Polisi: Penembak Gedung DPR Belum Jadi Anggota Perbakin
Polisi tetapkan dua tersangka terkait kasus penembakan
Must read×

Top