5 Fakta tentang Pelajar SMP yang Ngebet Nikah karena Takut Tidur Sendirian

In Umum 305 views
5 Fakta Tentang Pelajar SMP Yang Ngebet Nikah Karena Takut Tidur Sendirian
Ilustrasi Pernikahan Dini | UNICEF

HAI-ONLINE.COM – Baru-baru ini, kita digegerkan oleh sebuah berita yang mengabarkan kalau ada sepasang anak SMP yang ngebet nikah karena takut tidur sendirian.

Yap, kedua anak SMP ini ternyata adalah sepasang kekasih dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Mereka memutuskan menikah karena salah satu dari mereka ada yang takut tidur sendirian di rumahnya. Hal itu terjadi karena sang ibu dari anak ini meninggal sekitar satu tahun yang lalu.

Berikut ini adalah 5 fakta terkait sepasang kekasih SMP yang ngebet nikah:

1. Sempat Ditolak KUA

Keduanya sempat ditolak untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA), namun, impian mereka tetap terwujudkan setelah mereka mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama agar diberikan persetujuan untuk menikah.

Baca Juga:  Belasan Siswa SD di Purwakarta Bawa Senjata Tajam, Diduga Hendak Tawuran

“Awalnya penghulu dan KUA Kabupaten Bantaeng menolak menikahkan mereka berdua, karena tidak memenuhi persyaratan. Namun keduanya melakukan gugatan ke Pengadilan Agama dan mendapat dispensasi. Ya akhirnya dinikahkan secara resmi, karena sudah ada putusan dari Pengadilan Agama,” katanya.

2. Siswa Berprestasi

Menurut Pelaksana Humas Kantor Kemenag Kabupaten Bantaeng, Mahdi Bakri, sang tante dari calong pengantin cewek mengatakan kalau keponakannya itu tidak hamil dan juga tidak dijodohkan.

“Menurut tantenya, anak ini mau menikah karena takut tidur sendiri di rumah setelah ibunya meninggal setahun yang lalu. Sementara ayahnya selalu meninggalkan rumah keluar Kabupaten untuk bekerja,” ungkap Mahdi.

3. Bimbingan Perkawinan

Karena keduanya masih dianggap dalam usia yang dini, maka dari itu, pihak KUA memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pada Kamis (12/4) kemarin.

Baca Juga:  Papa T. Bob soal RBT 'Jokowi Saja': Tidak Ada Titipan

4. Tidak Boleh Menikah tanpa Persetujuan Pengadilan Agama

Keduanya tidak bisa menikah tanpa ada putusan dari Pengadilan Agama. Keduanya mendapat dispensasi dan akhirnya diperbolehkan untuk menikah. Sebenarnya, menikah di bawah umur memang boleh, kalau ada surat putusan dispensasi dari Pengadilan Agama.

“Aturan itu memang ada, boleh menikahkan anak dibawah umur, asal ada surat putusan dispensasi dari Pengadilan Agama,” jelasnya.

5. Umur Lengkap Kedua Pengantin

Si cowoknya berusia 15 tahun 10 bulan, sedangkan si ceweknya berusia 14 tahun 9 bulan. Umur keduanya memang masih sangat muda, namun, mereka tetap diperbolehkan untuk menikah karena mendapatkan putusan dispensasi dari Pengadilan Agama.

Editor : Caroline Damanik

Selebaran Halal Bi Halal Akbar 212 di Sekitar MK, Polisi Tak Beri Izin
Selebaran Halal Bi Halal Akbar 212 di Sekitar MK, Polisi Tak Beri Izin
Selebaran Halal Bi Halal Akbar 212. VIVA – Beredar
Kota Sorong Mencekam, Massa Blokir Jalan dan Lakukan Pembakaran
Kota Sorong Mencekam, Massa Blokir Jalan dan Lakukan Pembakaran
Situasi Kota Sorong tepatnya di daerah Sorpus
Menjelang Putusan Sidang MK, Melihat Peluang Menang Kubu Prabowo
Menjelang Putusan Sidang MK, Melihat Peluang Menang Kubu Prabowo
Kuasa hukum Calon Presiden dan Wakil Presiden
Must read×

Top