10 Tahun Tinggal di Hotel, CW Habiskan Rp 3 Juta Per Hari untuk Sewa Kamar

In Umum 149 views
Kompas.com/Sherly Puspita
Kanit V Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum AKP Hasiati Lawole ketika ditemui di ruangannya, Selasa (13/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – CW, seorang wanita paruh baya tinggal bersama lima orang anak adopsinya di sejumlah hotel mewah di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Kanit V Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKP Hasiati Lawole mengatakan, CW sempat tinggal di Twin Plaza Hotel, Slipi, Jakarta Barat.

Kemudian, CW dan lima anak adopsinya juga tinggal di Hotel Menara Peninsula yang juga terletak di Slipi. 

“Terakhir CW tinggal di Hotel Le Meridien di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sejak tahun 2005,” kata Hasiati kepada Kompas.com, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).  

Ia mengatakan, di Hotel Le Meridien, CW menyewa dua kamar dengan harga sewa sekitar Rp 1.500.000 per hari.

Baca Juga:  Anies Hadapi Sidang Putusan Gugatan Pernyataan Pribumi

“Berarti di Hotel Le Meridien CW mengeluarkan uang Rp 3.000.000 dalam satu hari hanya untuk tempat tinggal. Belum lagi untuk makan dan kebutuhan lainnya,” ujarnya. 

Ia tak mengetahui berapa harga sewa dua hotel lain yang pernah ditinggali CW dan anak-anak adopsinya.

“Dua hotel lainnya juga hotel yang bagus, jadi pasti mahal juga. Nanti kami akan selidiki juga,” ucap Hasiati. 
Ia mengatakan, selama 2011-2014, CW menyewa sebuah rumah di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

“Tapi di tahun itu ia masih tinggal di Hotel Peninsula. Rumah itu katanya cuma digunakan untuk menaruh barang-barangnya saja,” katanya. 

Hingga kini, penyidik Polda Metro Jaya masih menelusuri asal mula uang CW untuk menunjang kehidupan mewahnya.

Baca Juga:  Ini Alasan Ahok Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Pasalnya CW diketahui berpendidikan rendah dan suaminya telah meninggal dunia. Ia merasa biaya hidup mewah yang dikeluarkan CW untuk kelima anaknya terkesan sangat janggal.

“Tiga anaknya diajak berlibur ke luar negeri, dua anak lainnya tidak diajak karena dokumen kelahiran tidak lengkap sehingga tidak bisa urus paspor. Anak-anak itu juga menjalani program homeschooling yang pasti biayanya tidak murah,” ujar Hasiati. 

Penulis: Sherly PuspitaEditor: Kurnia Sari Aziza

Cerita Warga soal Penampakan Ular Piton 9 Meter yang Telan Babi
Cerita Warga soal Penampakan Ular Piton 9 Meter yang Telan Babi
Penemuan ular piton di Buton Selatan (Foto:
Luapan kebahagiaan perempuan Saudi di balik kemudi mobil
Luapan kebahagiaan perempuan Saudi di balik kemudi mobil
Mengizinkan perempuan memegang kemudi kendaraan adalah bagian
Erdogan untuk Kemenangannya: Turki Ajari Demokrasi kepada Dunia
Erdogan untuk Kemenangannya: Turki Ajari Demokrasi kepada Dunia
Presiden Turki, Tayyip Erdogan. (Foto: Kayhan Ozer/Presidential
BIN Bantah Tudingan SBY Tidak Netral: Kami Taat Pada Konstitusi
BIN Bantah Tudingan SBY Tidak Netral: Kami Taat Pada Konstitusi
Badan Intelijen Negara (Foto: ANTARAFOTO) Badan Intelijen
Must read×

Top