Penerjemah Ungkap Curhat Luis Milla di Timnas Indonesia

In Olahraga 119 views

Penerjemah Luis Milla, Bayu Eka Sari Teguh, mengungkapkan dua hal yang bisa membuat mantan pemain Barcelona itu akan kembali menangani Timnas Indonesia.

Bayu dikenal sebagai salah satu orang yang cukup dekat dengan Milla selama pelatih asal Spanyol itu berada di Indonesia. Perannya begitu dirasa para pemain Timnas Indonesia ketika menerjemahkan instruksi di lapangan maupun kepada media ketika mengalihbahasakan ucapan Milla saat tanya jawab.

Kepada CNNIndonesia.com, Jumat (14/9), Bayu blak-blakan tentang dua alasan penting yang membuat peluang Milla untuk kembali melatih Timnas Indonesia.

“Saya tidak bisa membahas terlalu dalam mengenai coach Milla yang tak kunjung kembali ke Indonesia karena itu sangat privasi dan menjadi ranah federasi. Tapi balik atau tidak, masyarakat harus tahu dua hal yang membuat Milla bisa kembali ke Indonesia,” ucap Bayu.

“Pertama, dia sayang sekali kepada anak-anak Timnas Indonesia. Kedua, dia sangat bangga Timnas Indonesia ditonton suporter yang sangat banyak dan mencintai dia. Akan tetapi, semua kembali lagi kepada keputusan Milla atau PSSI,” tambahnya.

Baca Juga:  Inilah Susunan Pemain Chelsea vs Manchester City

Timnas Indonesia masih belum memiliki pelatih kepala kurang dari dua bulan jelang Piala AFF 2018. PSSI sudah menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada Milla, tapi mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu belum memberikan jawaban.

Bayu Eka Sari (tengah) ketika menemani Luis Milla dalam sesi konferensi pers.

Selepas Milla pulang kampung ke Spanyol usai menangani Timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2018, Bayu mengaku hampir setiap hari berkomunikasi dengan Milla.

“Terakhir dua hari lalu, kami membicarakan pertandingan Timnas Indonesia lawan Mauritius. Saya katakan kepada dia bahwa saya lihat ada ‘Milla’ di Timnas Indonesia. Itu adalah Timnas Indonesia yang dia mau,” ucap Bayu.

“Saya katakan anak-anak sudah mulai bisa menjalankan permainan Milla. Dia terharu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bayu juga mengungkapkan pesan terakhir Milla sebelum kembali ke Spanyol usai Asian Games 2018.

Baca Juga:  Steve Holland, Juru Taktik di Belakang Southgate & Timnas Inggris

“Sepak bola Indonesia jangan cepat puas karena masih tahapan awal, dia suruh saya melanjutkan sekolah juga. Dia juga minta saya ikut kursus supaya lebih tahu sepak bola, tapi saya belum ada rencana jadi pelatih,” ujar Bayu.

Bayu pun tahu respons masyarakat terhadap perubahan positif di Timnas Indonesia. Selain menyaksikan sendiri pola hidup para pemain Skuat Garuda, Bayu juga menuturkan pengakuan dari pelatih Mauritius, Francisco Filho.

“Kemarin ketika jadi penerjemah Mauritius, pelatihnya bilang mereka mempelajari permainan Timnas Indonesia dari 2015. Dan mereka mengakui dari saat itu sampai sekarang Timnas Indonesia berubah. Itu hasil kerja keras Luis Milla,” tutur pria 27 tahun itu.

“Orang-orang banyak yang tidak tahu kalau Milla adalah pelatih yang sangat profesional. Apapun hambatan dan susahnya sepak bola, dia tetap profesional dan belajar untuk sepak bola Indonesia lebih baik,” ucap Bayu.

Tak Hanya Gelar MotoGP, Indonesia Juga Tuan Rumah World Superbike 2021
Tak Hanya Gelar MotoGP, Indonesia Juga Tuan Rumah World Superbike 2021
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Lombok, Nusa
Starting XI Chelsea Jika Dilatih Zinedine Zidane
Starting XI Chelsea Jika Dilatih Zinedine Zidane
Zinedine Zidane diyakini bakal jadi pelatih ideal Chelsea
Selebrasi Kontoversial Marinus Wanewar Picu Kegeraman Publik Kamboja
Selebrasi Kontoversial Marinus Wanewar Picu Kegeraman Publik Kamboja
Penyerang Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar, membuat
Presiden Atletico Madrid Menyindir Aksi 5 Jari Cristiano Ronaldo
Presiden Atletico Madrid Menyindir Aksi 5 Jari Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo setelah laga kontra Atletico Madrid
Must read×

Top