Hasil Pertandingan Liga Champions Match Day 4 – 5/6 November 2014

Inilah hasil pertandingan Liga Champions matchday 4 yang berlangsung tanggal 5 November waktu setempat atau 6 November WIB. Untuk hasil pertandingan sehari sebelumnya bisa dilihat disini.

Hasil Pertandingan Liga Champions Match Day 4 – 5/6 November 2014

Grup E: Bayern Munich 2 – 0 AS Roma

Bayern Munich memastikan diri lolos ke babak 16 Besar sekaligus juara Grup E. Hasil itu diperoleh Bayern setelah berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0.

Bermain di Allianz Arena, Bayern sempat disulitkan dengan Roma yang bermain cukup rapat. Meski begitu, tim tuan rumah mampu menciptakan gol pembuka lewat Franck Ribery di menit ke-38.

Setelah turun minum, Bayern sukses memperbesar skornya. Di menit ke-64, Mario Goetze mencetak gol kedua sekaligus kemenangan untuk mengantar Bayern lolos ke fase knockout.

Berkat kemenangan ini, Die Roten kukuh di posisi teratas grup dengan 12 poin. Dengan dua pertandingan grup yang tersisa, perolehan angka Bayern tidak mungkin lagi bisa dikejar oleh tim-tim lainnya.

Sementara itu, Roma ada di urutan kedua dengan mengemas empat poin di atas CSKA Moskow yang memperoleh nilai yang sama namun kalah dalam aturan head to head.

Grup E: Manchester City 1 – 2 CSKA Moscow

Peluang Manchester City untuk lolos dari fase grup Liga Champions musim ini makin tipis. Kekalahan 1-2 yang diderita The Citizens dari CSKA Moskow membuat mereka terjepit.

Menjamu CSKA di Etihad Stadium, City sebenarnya tampil sangat dominan. Mereka unggul penguasaan bola hingga 63 persen.

Tim asuhan Manuel Pellegrini itu juga lebih banyak menciptakan peluang. Ada 15 percobaan mencetak gol yang mereka buat dan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, CSKA cuma membuat tujuh tembakan dan tiga di antaranya tepat sasaran.

Tapi, City harus membayar mahal buruknya pertahanan mereka. CSKA sukses mengeksploitasi hal tersebut dan sukses mencetak dua gol lewat Seydou Doumbia. Sebaliknya, City cuma bisa membalas sekali melalui tembakan Yaya Toure.

Laga ini juga diwarnai keluarnya dua kartu merah untuk kubu City. Dua kartu merah itu diberikan wasit kepada Fernandinho dan Toure.

Dengan hasil ini, City terpuruk di posisi terbawah klasemen sementara Grup E dengan poin dua.

Grup F: Ajax 0 – 2 Barcelona

Amsterdam ArenA menjadi panggung monolog bagi Lionel Messi. Bintang Argentina itu mencetak sepasang gol ke gawang Ajax dan membawa Barcelona menang 2-0.

Blaugrana sekaligus mengamankan tiket ke fase gugur Liga Champions, mendampingi Paris Saint-Germain yang juga lolos dan kini memuncaki klasemen Grup F.

Pressing ketat, tekel keras, pelanggaran, dan adu ngotot  ditunjukkan oleh kedua tim di awal pertandingan. Dua kartu kuning dalam 10 menit pertama turut mendeskripsikan betapa kerasnya laga di Amsterdam ArenA.

Neymar sempat menghunjamkan bola ke sudut gawang Jasper Cilessen. Memanfaatkan umpan silang Jordi Alba, sang penyerang dengan tenang menempatkan bola ke gawang Ajax, tapi gol dianulir. Ternyata, ia sudah berada dalam posisi  offside  terlebih dahulu.

Penguasaan bola kedua klub tampak berimbang, tapi pergerakan Anwar El Ghazi dan Lucas Andersen cukup menyedot perhatian. Kedua gelandang Ajax ini mendistribusikan bola dengan cermat dan melahirkan peluang demi peluang bagi Ajax. Satu yang terbaik adalah kerjasama mereka yang disusul oleh umpan satu-dua dan sepakan Davy Klassen, tapi bola mampu dihalau oleh Marc Andre ter Stegen.

Barcelona juga turut menciptakan peluang. Kali ini Messi jadi arsitek yang membuka ruang sekaligus menyodorkan umpan akurat pada Jordi Alba. Bek Spanyol ini tinggal berhadapan dengan satu lawan satu dengan Cilessen, namun kesigapan sang kiper mampu mementahkan peluang emas Alba.

Kebuntuan terpecah tak lama kemudian. Cilessen kembali melakukan penyelamatan gemilang dari sepakan bebas Messi, tapi keputusan sang kiper untuk meninggalkan gawang sepertinya terlalu gegabah. Cilessen mengejar bola, tapi ternyata Marc Bartra lebih dulu menguasainya dan melambungkan ke tengah kotak. Messi dengan mudah menanduk gawang yang tak dijaga.

Laga berlanjut dengan dominasi Barca, mental Ajax tampak terpukul. Namun,  Blaugrana  belum mampu menggandakan keunggulan mereka hingga turun minum.

Tempo menurun drastis di paruh kedua. Kedua tim melakukan distribusi bola seperti formalitas, belum ada umpan pembunuh hingga laga memasuki menit kesepuluh di babak kedua.

Jelang menit 60, Messi kembali mengancam pertahanan Cilessen. Ia melakukan satu-dua sentuhan dan memberikan terobosan cantik pada Suarez. Eks penyerang Ajax ini menembak, tapi Cilessen mampu menepisnya. Messi menyambut bola  rebound  yang sayangnya masih mengarah ke atas mistar.

Mimpi buruk Ajax menjadi genap di menit 71. Joel Veltman menerima kartu kuning kedua setelah menutup jalur lari Messi tak jauh dari kotak penalti. Sang bintang Argentina terjatuh karena pelanggaran itu, tak heran kalau wasit langsung menghadiahi perintah keluar lapangan.

Melawan 10 pemain, Barcelona semakin menjadi. Pesona Ajax di paruh pertama sudah sirna sepenuhnya seiring Messi mencetak gol keduanya dalam laga ini. Ia melakukan umpan satu-dua dengan Pedro Rodriguez, lalu dengan mudah menaklukkan Cilessen. Messi kini berada satu panggung dengan Raul Gonzalez, 71 gol di laga Liga Champions.

Kebobolan dua gol sudah cukup bagi Cilessen. Ia kembali menunjukkan performa kelas atas setelah gol kedua Messi. Ia menepis sepakan geledek Ivan Rakitic, lalu menggagalkan niat Messi untuk memecah rekor Raul.

Sayang, 10 orang pemain Ajax yang tersisa tak mampu meruntuhkan dominasi Barcelona. Keunggulan dua gol bertahan hinga bubaran.

Grup F: Paris Saint Germain 1 – 0 APOEL Nicosia

Paris Saint-Germain lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Kepastian itu didapatkan setelah tim besutan Laurent Blanc tersebut mengalahkan tim Siprus, APOEL.

Dalam penyisihan grup F yang bergulir di Parc des Princes, PSG menuai kemenangan tipis 1-0. Tapi, hasil itu sudah cukup mengantarkan tim berjuluk Les Parisiens tersebut melaju ke babak knock out.

PSG memang menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola atas klub Siprus itu sejak kick-off. Di babak pertama, PSG membuat penguasaan bola hingga 65 persen dan membuat tujuh attempts dengan tiga di antaranya tepat ke arah gawang. Adapun Apoel hanya bikin tiga percobaan dan hanya satu yang shots on goal.

Satu percobaan tuan rumah itu langsung berbuah gol di menit kedua. Mendapatkan umpan silang dari Gregory van der Wiel, Edinson Cavani langsung menceploskan bola ke sudut kiri gawang dan tak bisa ditangkap kiper APOEL, Urko Pardo.

Cavani mendapatkan peluang untuk menggandakan gol PSG di menit ke-18. Tapi, umpan Lucas Moura yang disundulnya ke arah gawang bisa ditepis sang kiper.

Kedudukan tak berubah hingga turun minum. PSG tetap unggul 1-0.

Di awal babak kedua, kembali Cavani membuka peluang untuk menambah gol. Mendapatkan umpan silang dari Ezequiel Lavezzi, Cavani mengarahkan tendangan ke gawang Apoel. Tapi, sepakan itu belum berbuah apapun.

Hanya selang dua menit, di menit ke-49, tendangan Cavani ke arah gawang terlalu melebar. Di menit ke-56 Cavani kembali mendapatkan umpan matang dari Javier Pastore. Tapi tendangannya terlalu tinggi melewat gawang.

Berulang kali, Cavani membuat peluang. Tapi, tak satupun yang berbuah gol di akhir pertandingan. Kedudukan tetap 1-0 untuk tuan rumah.

PSG semakin dominan di babak kedua. Soccernet mencatat penguasaan bola PSG mencapai 70 persen. Terjadi 15 percobaan dan lima yang tepat mengarah ke gawang.

Grup G: Maribor 1 – 1 Chelsea

Chelsea gagal meraih poin maksimal dalam lawatan ke NK Maribor. Sempat tertinggal lebih dulu The Blues akhirnya menuntaskan laga dengan kedudukan 1-1.

Bermain di Ljudski vrt Stadium, tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan melalui gol indah yang dibuat Agim Ibraimi di menit 53. Namun The Blues tak perlu menunggu lama untuk bisa menyamakan kedudukan pada menit 73 melalui Nemanja Matic.

Skuat besutan Jose Mourinho sebenarnya punya peluang menyudahi laga sebagai pemenang setelah Eden Hazard dijatuhkan dikotak penalti hanya beberapa menit sebelum laga tuntas. Namun eksekusi Hazard gagal berbuah gol.

Tambahan satu poin tak menggeser posisi Chelsea di puncak klasemen Grup G dengan poin delapan. John Terry dkk belum memastikan diri lolos, tapi peluang mereka sangat besar. Sementara Maribor masih duduk di posisi juru kunci dengan poin tiga.

Grup G: Sporting Lisbon 4 – 2 Schalke 04

Sporting Lisbon membukukan kemenangan berharga atas Schalke 04 di Estadio Jose Avelade.

Dengan kemenangan 4-2 dinihari tadi, Sporting sukses membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya saat bertanding di Veltins Arena dua minggu lalu.

Dengan hasil ini, Sporting mentas dari dasar klasemen Grup G dan berada di posisi yang lebih baik dibanding Maribor, sementara Schalke berada di posisi dua.

Tampil di hadapan pendukung lawan, Schalke bisa unggul lebih dulu saat laga berjalan 17 menit. Islam Slimani menjadi pencetak gol pertama di laga itu, meski yang menjadi korban gawangnya sendiri.

Tapi keunggulan Schalke tak bertahan lama. Naby Sarr sukses menyamakan kedudukan dengan sundulannya, memaksimalkan umpan tendangan bebas Jefferson di menit 26.

Schalke nyaris kembali memimpin sepuluh menit kemudian jika saja Max Meyer lebih cakap memaksimalkan peluang.

Sporting juga membuang dua kesempatan terbuka untuk mencetak gol sebelum turun minum. Namun pada akhirnya tim tuan rumah bisa memimpin saat laga memasuki umur 52 menit.

Sontekan Jefferson menjadi penentu Sporting bisa unggul sebelum keunggulan tuan rumah digandakan Nani dengan sontekan ringan di menit 72.

Dennis Aogo memperkecil ketertinggalan Schalke di menit 88, tapi Slimani bisa membayar kesalahan di paruh pertama dengan gol penentu kemenangan 4-2 Sporting atas Schalke.

Grup H: Athletic Bilbao 0 – 2 FC Porto

FC Porto memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Athletic Bilbao 2-0. Sementara buat Athletic sendiri, kekalahan ini memupuskan harapan mereka untuk lolos ke babak selanjutnya.

Bertanding di Stadion San Mames, Porto tampil relatif dominan atas tuan rumah. Dalam catatan situs resmi UEFA, Porto memenangi penguasaan bola hingga 54%. Porto juga menorehkan 14 attempts sepanjang laga, di mana 4 di antaranya tepat sasaran.

Athletic sendiri hanya membuat 7 attempts sepanjang laga dan tidak satu pun tepat sasaran. Harapan mereka untuk melangkah lebih jauh pun kandas.

Porto sempat mendapatkan tendangan penalti di menit ke-42. Namun, eksekusi yang dilakukan oleh Jackson Martinez tidak sempurna. Tendangan Martinez masih menerpa mistar gawang.

Martinez baru bisa membobol gawang Athletic yang dikawal Gorka Iraizoz di menit ke-56 setelah menerima umpan dari Yacine Brahimi. Pada menit ke-76, giliran Brahimi sendiri yang menciptakan gol dan membawa Porto unggul 2-0.

Grup H: Shakhtar Donetsk 5 – 0 BATE Borisov

Shakhtar Donetsk meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu BATE Borisov di L’Viv Arena.

Dengan Luiz Adriano muncul sebagai bintang, Shakhtar menundukkan tamu mereka itu dengan kemenangan lima gol tak berbalas.

Dengan hasil ini, kans Shakhtar lolos ke babak 16 besar terbuka lebar. Tim Ukraina tersebut kini mengantungi delapan angka, lima poin lebih baik dari BATE Borisov dengan kompetisi fase grup Liga Champions menyisakan dua laga lagi.

Tampil di kandang sendiri, Shakhtar menguasai jalannya pertadingan dan memonopoli penguasaan bola. Keberuntungan juga berpihak pada tim tuan rumah di menit 19.

Berawal dari umpan Vyacheslav Shevchuk, bola menuju ke Luiz Adriano, yang meneruskan bola kepada Darijo Srna. Bola dilesakkan dengan tendangan first time tanpa bisa dihadang.

Kerja sama apik Douglas Costa dan Teixeira nyaris berujung gol kedua, sementara Taras Stephanenko juga gagal memaksimalkan kesempatannya.

Chernik kemudian membuat dua penyelamatan penting sebelum jeda pertandingan. Namun sebelum turun minum, Anri Khagush diusir keluar karena aksi protes berlebihan yang ditunjukkannya.

Di babak kedua, dominasi tim tuan rumah semakin kentara dengan terciptanya gol kedua. Luiz Adriano kembali memberi andil dengan mengirim umpan yang diteruskan Srna dan dituntaskan Texiera dengan tendangannya.

Sebelm satu jam laga berjalan, Luiz Adriano mencantumkan namanya sendiri ke papan skor bahkan sampai tiga kali secara beruntun.

Gol pertama dilesakkannya di menit 58 lewat titik putih penalti, menyusul pelanggaran terhadapnya di kotak terlarang.

Gol keduanya tercipta di menit 82. Umpan Douglas Costa dituntaskan dengan baik setelah terlebih dulu memenangi duel melawan pemain belakang BATE Borisov.

Gol ketiga Luiz Adriano tercipta di masa injury time setelah umpan Ivan Ordets dituntaskan dengan sontekan manis. Shakhtar menang dengan skor meyakinkan 5-0.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Olahraga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s