Ganteng-Ganteng Serigala Dilarang Tayang KPI

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melarang sinetron Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) tayang untuk sementara waktu. Sinetron GGS yang tayang di stasiun SCTV ini dilarang tayang selama 3 hari yaitu tanggal 21-23 Oktober 2014. Adanya sanksi yang dijatuhkan KPI terhadap sinetron GGS karena GGS dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) pada tayangan 16 Agustus 2014.

Ganteng-Ganteng Serigala Dilarang Tayang KPI

Selain melarang sinetron Ganteng-Ganteng Serigala, sebenarnya KPI sudah memperingatkan sinetron lain seperti “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” (untuk tayangan tanggal 30 Mei 2014 dan 19 September 2014 di RCTI) dan “Manusia Harimau” (untuk tayangan tanggal 4, 5, dan 9 September 2014 di MNCTV).ย  “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” diperingatkan karena menayangkan kalimat yang kasar dan tidak santun sedangkan “Manusia Harimau” karena dianggap menayangkan kekerasan dan perilaku tidak santun.

Tayangan Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) Yang Diperingatkan KPI

  • Makan kelinci hidup mulut berdarah
    Pada tanggal 26 April 2014, GGS secara explisit menayangkan adegan murid berseragam sekolah seolah-olah tengah memakan kelinci hidup dengan mulut yang berdarah-darah
  • Murid berseragam menonjok teman
    Pada tanggal 30 April 2014, KPI juga menemukan adegan yang ditayangkan secara eksplisit dimana murid berseragam sekolah tengah menonjok salah satu temannya.
  • Murid laki-laki dan perempuan berpelukan
    Pada tanggal 30 Mei 2014, sinetron tersebut menayangkan secara eksplisit adegan murid laki-laki dan perempuan yang berseragam sekolah sedang berpelukan.
  • Remaja melompat ke dalam api
    Pada tayangan 16 Agustus 2014, sinetron ini menayangkan adegan seorang remaja perempuan melompat ke dalam api serta adegan remaja laki-laki dan remaja perempuan yang mengenakan seragam sekolah berpelukan di lingkungan sekolah. Padahal, adegan bermesraan dan berpelukan dengan menggunakan seragam sekolah di lingkungan sekolah ini sebelumnya ditemui di tanggal 30 Mei 2014.

Sebelum Larangan Ini, KPI Sudah Merekomendasikan GGS Sebagai Tayangan Tidak Layak Tonton

KPI sebenarnya sudah memasukkan GGS dalam 10 tayangan televisi yang tidak layak ditonton sejak Mei lalu. “KPI masih menemukan sejumlah pelanggaran terhadap UU Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS),” ujar Komisioner KPI Agatha Lily waktu itu.

Adapun pelanggaran tersebut menurut Agatha Lily meliputi: bullying, kekerasan fisik, kekerasan verbal, menampilkan percobaan pembunuhan, adegan percobaan bunuh diri, menampilkan remaja yang menggunakan testpack karena hamil di luar nikah, adanya percobaan pemerkosaan dan sebagainya.

Dilarang Tayang Sesudah Mendapatkan Sanksi Administratif

Dikarenakan sinetron GGS ini telah mendapat sanksi administratif sebanyak 2 (dua) kali, yakni pada 20 Mei 2014 dan 16 Juni 2014, maka pelanggaran yang timbul selanjutnya mengakibatkan sinetron ini harus dihentikan sementara.

Rapat Pleno KPI juga memutuskan bahwa pihak SCTV juga dilarang menyiarkan program dengan format sejenis pada waktu siar yang sama sesuai dengan pasal 80 ayat (2) SPS. Selain itu, SCTV berkewajiban memperbaiki keseluruhan alur cerita program sinetron Ganteng Ganteng Serigala yang sesuai dengan tujuan, arah dan fungsi dari penyiaran sesuai dengan Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 4 SPS.

“Tindakan penjatuhan sanksi penghentian sementara ini juga sudah melewati forum klarifikasi dengan pihak SCTV yang dihadiri oleh Harsiwi Ahmad selaku Direktur SCTV.”

Sinetron Tidak Bermutu Bermunculan Karena Rendahnya Selera Masyarakat.

Sosiolog Musni Umar menilai sinetron-sinetron tak bermutu terus bermunculan dan merusak pola pikir anak baru gede (ABG). “Ini karena rendahnya selera masyarakat. Ditambah lagi produser film yang cuma mencari keuntungan,” kata Musni.

Musni menilai selera masyarakat masih berkisar pada film yang mengumbar kekerasan dan seks. Ini jadi sasaran para produsen film untuk terus memproduksi film yang hanya mengejar keuntungan.

“Sama sekali tak ada unsur mendidik. Tak ada unsur mengenalkan budaya bangsa sendiri,” kritiknya.

Apalagi sekarang banyak sinetron yang diadopsi dari film asing dan disetting terjadi di Indonesia. Musni menilai hal ini sebagai bentuk tak kreativitasnya pekerja sinetron di Indonesia.

“Seolah-olah yang dari asing itu bagus. Yang dari dalam negeri dianggap kuno. Padahal tidak seperti itu,” katanya.

Iklan

17 Komentar

Filed under Hiburan

17 responses to “Ganteng-Ganteng Serigala Dilarang Tayang KPI

  1. Sinetron2 yg tak bermutu, yg hnya meracuni

    Suka

  2. Gue setuju nih kalo kyk gini, dan kalo bisa semua sinetron2 yang ngga jelas dan ga bermutu diberhentikan tayang deh. Mending sinema2 hidayah deh dari pada sinetron2 najong kyk gni. ๐Ÿ˜€

    Suka

  3. setuju nih, bila perlu dilarang tayang selama-lamanya aja sekalian ๐Ÿ˜€

    Suka

  4. RaihanaFaradiba

    SETUJUU.. ^O^

    Suka

  5. Abdul

    Setuju…. para pembuat sinetron yg gak bermutu dan gak kreatif. harusnya bisa lebih kreatif tidak menjiplak karya2 yang sudah terkenal dan sudah ada. KPI agar lebih tegas lagi pada tayangan2 yg gak bermutu di Indonesia. klu bisa jgn sanksi yg ringan. tapi sanksi yg membuat efek jerah seperti langsung di tiadakan acara2 di TV yg tidak bermutu.

    Suka

  6. rendi

    Parah…parah…parah…
    Mau diarahkan kemana GENERASI MUDA bangsa kita.

    Suka

  7. wawan

    Setuja Sekali..sangat tidak bermutu,dan merasa malu sendiri untuk menonton GGS di depan TV, Sangat tidak mendidik, Apakah ini gambaran sekarang (anak-anak kita di sekolah) ini Lebih baik di hapuskan dari tayang nya,Sangat tidak masuk akal dan tidak bermoral,

    Suka

  8. ya kalau di pikir2.. sinetron di indonesia gx bermutu semua. kok yang di beri sangsi cuma film ggs doanx sih. gx adil. sinetron lain aj jgx iya. ngajarin mefitnah orang lain..pembunuhan,bulying .. truz haji kok ngajarin jelek..ngajarin gak bener.. yang adil donx. kalu ggs di beri sangsi sinetron yg lain jugak iya. emang nya sinetron lain udh bnr apa. yang adil donk pak .bu kpi

    Suka

  9. Gak penting

    SINETRON JIPLAKAN CERITA TWILIGHT SAGA…. GAK MUTU.

    Suka

    • Kony

      Sangat Setuju, kalo bisa KPI itu melarang penayangan sinetron di Indonesia, sekarang udah era globalisasi tentu banyak orang sudah memiliki benda elektronik seperti TV
      Lagipula Sinetron itu SANGAT gak mutu, udah episode nya lama banget, ceritanya gak jelas, norak dan gak mendidik harusnya ini disadari donk!
      dan juga ditindaki lebih serius, coba perhatikan dari tahun ketahun anak muda indonesia presentase kenakalannya semakin meningkat!!
      karena kebanyakan dari mereka meniru sinetron dan menjadi KORBAN SINETRON!

      Suka

  10. Kalau banyak acara tv di larang tayang, pasti menggangu fungsi Dari tv tersebut..karna salh satu fungsinya untuk mnghibur, semua tergantng pada yg menonton, bagaimana qt menanggapinya dngan pisitif

    Suka

  11. Sinetron yang gak bermutu bisa membuat pola pikir masyarakat terutama anak anak menjadi rusak atau meniru yang digambar di sinetron itu seperti ggs yang saya lihat banyak adengan berpelukan dan berantem apakah itu tdk membuat anak anak abg
    Menirunya….sumpah ini parah banget

    Suka

  12. Sinetron indonesia tdk bermutu
    Contoh:ganteng ganteng srigala menunjukkan aurat kepada lelaki,adegan berpelukan,makan kelinci hidup,berkelahi.yang paling penting ggs ngikutin twilight,bagusan jg twilight dari pada ganteng”serigala hooooo

    Suka

  13. fens GGS

    aku juga tidak setuju,tetapi aku suka GGS,tetapi disisi lain aku juga pengen GGS cepet TAMAT

    Suka

  14. fens GGS

    memang#GGS terlalu jorok untuk dilihat

    Suka

  15. fadlan

    Klau gtu maunya skalian ja gak usah da sinetron dan film pa saja. Trus gak da gosip. Jadinya isinya cman berita ja. Biar di bilang pinter.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s