Tanggapan Wamenhan Tentang Isu Timor Leste Ingin Bergabung Kembali Ke Indonesia

Di beberapa media nasional belakangan ini beredar rumor bahwa perdana menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, mengisyaratkan keinginan Timor Leste untuk bergabung kembali ke Indonesia. Xanana yang diwawancarai pada saat menghadiri undangan pemerintah Indonesia dalam rangka HUT ke-69 TNI menurut kutipan beberapa media tersebut berkata “Timor Leste harus bergabung dengan Indonesia, kami butuh pemimpin baru.”

Tanggapan Wamenhan Tentang Isu Timor Leste Ingin Bergabung Kembali Ke Indonesia

Timor Leste yang dulunya bernama Timor Timur  dan merupakan provinsi Indonesia ke-27 melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1999 melalui referendum di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada waktu itu negara bernama resmi Republik Demokratik Timor Leste atau Timor Lorosa’e ini sudah menjadi bagian dari Indonesia selama 24 tahun setelah diduduki Portugal selama 450 tahun.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, meluruskan sejumlah pemberitaan media nasional tersebut. “Saya ingin mengarisbawahi bahwa wacana (pemberitaan) yang disebutkan dalam tagline (media) itu, tidak ada,” ujar Sjafrie, di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis 9 Oktober 2014.

Sjafrie mengatakan dirinya selalu mendampingi PM Xanana Gusmao selama dia berada di Indonesia dan diwawancarai oleh media. “Saya bantah (pemberitaan), kenapa? Sebab negara pemerintah Republik Indonesia itu, mengakui kedaulatan negara Timor Leste sejak awal dia disahkan sebagai negara yang berdaulat dan tidak ada pernyataan PM Xanana Gusmao kepada pers soal bergabung ke Indonesia” kata Sjafrie.

Jokowi Tidak Pernah Dengar Keinginan Xanana Gusmao Bergabung Dengan RI

Jokowi yang sempat bertemu dengan Xanana dalam acara yang sama mengaku tidak tahu pemimpin Timur Leste berkata demikian. Ia mengaku bertemu dan sempat berbincang dengan mantan aktivis pembebasan Timor Leste itu, namun tidak membicarakan terkait keinginannya kembali bergabung dengan Indonesia.

“Saya ketemu kok di Surabaya, ya ketemu, ngobrol, tanya kabarnya gimana? Timor Leste gimana kabarnya.  Cerita nggak banyak sih, kalau soal itu (keinginan bergabung dengan RI) saya nggak denger‎,” ucap Jokowi.

Diduga Kesalahan Penerjemahan Bahasa

Beredarnya isu ini diduga hanya merupakan kesalahan penerjemahan bahasa saja. Wartawan dari media online kemungkinan besar telah salah mengartikan kata We won’t dengan We want. Dan sayang sekali wartawan tersebut ketika dikonfirmasi tidak memiliki rekaman wawancara.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s