Timnas U-19 Kalah 0-5 dari Real Madrid C

Tim nasional Indonesia U-19 menuai kekalahan dalam laga terakhirnya dalam tur di Spanyol. Timnas U-19 kalah 0-5 dari Real Madrid C. Dalam laga friendly di Estadio Alfredo di Stefano, Kamis (25/9/2014) malam WIB, Real Madrid C mengakhiri babak pertama dengan memimpin dua gol lewat Juanjo Narvaez dan Javi Munoz meski keunggulan itu sendiri baru dicatatkan dalam periode tiga menit akhir.

timnasu19turspanyol

Di babak kedua Real Madrid C tiga kali menggetarkan gawang timnas U-19 yang dikawal oleh Dicky Indrayana. Alvaro membuat dua gol sebelum Diego Caballo memantapkan kemenangan timnya tepat sebelum peluit akhir dibunyikan. Hasil ini sekaligus menyudahi tur ‘Garuda Jaya’ di Spanyol. Sebelumnya tim besutan Indra Sjafri itu takluk 1-2 dari Atletico Madrid B, berimbang 1-1 dengan Valencia B, dan kalah 0-6 dari Barcelona B–yang saat itu turut diperkuat Luis Suarez dan Thomas Vermaelen.

Timnas U-19 Dapat Banyak Pelajaran dari Tur di Spanyol

Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri menyebut banyak pelajaran yang dapat dipetik oleh skuatnya dalam tur ke Spanyol. “Alhamdulillah kami banyak belajar di sini. Mungkin untuk pemain-pemain usia muda kita ke depan harus banyak berujicoba, bermain dengan tim-tim yang levelnya jauh lebih tinggi dari kita,” ucap Indra Sjafri usai pertandingan lawan Real Madrid C. Untuk Piala Asia U-19 mendatang, Indonesia tergabung di grup B bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirates Arab.

Jalannya Pertandingan

Timnas U-19 yang lebih banyak dihuni pemain pelapis sebenarnya cukup mampu menahan Madrid C yang juga diperkuat putra dari Zinedine Zidane, Enso Zidane. Setidaknya sepanjang babak pertama.

Namun, mental skuat berjuluk Garuda Jaya ini seolah runtuh usai wasit menunjuk titik putih begitu Rudolof Yanto Basma menjatuhkan pemain di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Juanjo Narvaez sukses membawa timnya unggul 1-0 di menit ke-43.

Runtuhnya mental karena hukuman penalti itu makin terlihat kala Madrid C menggandakan keungggulannya semenit kemudian. Javier Munoz dengan tendangan mendatarnya membawa Madrid C menutup 45 menit babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Usai turun minum, Timnas U-19 tak kunjung jua bangkit. Belum genap 10 menit babak kedua berjalan, Indonesia harus kembali kebobolan karena skema umpan satu dua cantik Madrid C. Kali ini pemain pengganti, Alvaro, yang mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Pelatih Indra Sjafri akhirnya bereaksi dengan melakukan rotasi demi membangkitkan mental anak asuhnya tersebut. Pemain yang biasa menghuni skuat utama seperti Maldini Pali, Evan Dimas dan Hargianto dimasukkan.

Perlahan Indonesia mampu bangkit dan melancarkan serangan usai pergantian tersebut. Namun, karena terlalu asyik menyerang, Timnas U-19 malah kebobolan lagi di menit ke-83.

Berawal dari sebuah serangan balik, Alvaro mendapatkan bola muntah. Sekali sontek ia kembali membobol gawang Indonesia tanpa mampu ditepis kiper Diki Indrayana yang sudah kehilangan langkah.

Skor 4-0 ternyata belum cukup bagi Madrid C. Pada injury time, mereka kembali mendapatkan penalti karena Hansamu Yama menjatuhkan Febas. Caballo yang menjadi eksekutor sukses menutup laga uji coba ini dengan skor 5-0 untuk kemenangan Madrid C.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Olahraga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s